PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 13. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

NO. 121
Pak Roni, seorang analis kebijakan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sukamaju, diminta untuk menyusun draf memo internal mengenai jadwal sosialisasi program baru 'Desa Mandiri Sejahtera'. Memo ini akan diedarkan kepada seluruh kepala bidang dan staf terkait. Dalam draf awalnya, Pak Roni menulis kalimat: 'Demi kelancaran acara sosialisasi yang akan datang, maka diharapkan semua pihak dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini karena akan banyak memberikan manfaat bagi kita semua.' Setelah meninjau kembali, Pak Roni menyadari kalimat tersebut terlalu panjang, kurang baku, dan tidak efektif untuk sebuah memo dinas. Jika Pak Roni ingin merevisi kalimat tersebut agar menjadi lebih efektif, baku, dan langsung pada tujuan, pilihan kalimat manakah yang paling tepat untuk menggantikan kalimat aslinya?
A
Partisipasi aktif seluruh pihak dalam sosialisasi program 'Desa Mandiri Sejahtera' sangat diharapkan demi kelancaran dan keberhasilan implementasinya.
B
Agar sosialisasi ini sukses, semua harus ikut serta karena akan banyak manfaat yang didapatkan.
C
Diharapkan partisipasi aktif dari semua staf untuk menyukseskan sosialisasi program kita.
D
Untuk kelancaran sosialisasi, partisipasi aktif seluruh personel sangat dibutuhkan agar program dapat terlaksana dengan baik.
E
Sosialisasi ini memerlukan keikutsertaan aktif dari semua pihak agar berjalan lancar dan memberikan hasil yang maksimal.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 122
Dari beberapa pernyataan di bawah ini, manakah yang menggunakan gaya bahasa atau makna konotasi?
A
Ibu merasa sangat kenyang setelah menyantap soto ayam.
B
Atlet itu jatuh bangun saat mencoba menggiring bola ke gawang.
C
Dia terbelalak karena kaget melihat atraksi yang berbahaya itu.
D
Pengalamannya sangat luas karena ia telah kenyang makan asam garam kehidupan.
E
Rasa terkejut membuat matanya terbuka sangat lebar.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 123
Penggunaan imbuhan pen- (nomenklatur pelaku atau alat) yang paling tepat dalam konteks kalimat adalah...
A
Para petembak sudah mengambil posisi di bukit.
B
Petugas penabur benih ikan sedang bekerja di kolam.
C
Kedua peninju itu bertarung di atas ring.
D
Siapa petendang bola ke arah gawang itu?
E
Siska adalah pentari tradisional yang berbakat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 124
Bacalah paragraf berikut dengan cermat: "Meskipun angka pengangguran menurun secara signifikan, namun pemerintah tetap berkomitmen untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi lulusan perguruan tinggi. Hal ini dikarenakan persaingan di dunia kerja semakin ketat, sehingga banyak sarjana yang belum mendapatkan pekerjaan sesuai dengan latar belakang pendidikannya." Manakah perbaikan yang paling tepat untuk paragraf di atas agar menjadi lebih efektif dan sesuai dengan kaidah kebahasaan baku?
A
Menghilangkan kata "namun" karena berlebihan setelah "Meskipun".
B
Mengganti frasa "Hal ini dikarenakan" menjadi "Hal ini terjadi karena".
C
Menggabungkan kedua kalimat menjadi satu kalimat majemuk yang lebih padu.
D
Mengubah "lulusan perguruan tinggi" menjadi "sarjana" untuk konsistensi.
E
Menambahkan konjungsi "dengan demikian" sebelum "sehingga" pada kalimat kedua.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 125
Cermati kalimat-kalimat berikut. Pilihlah kalimat yang paling efektif dan sesuai dengan kaidah kebahasaan baku Bahasa Indonesia.
A
Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, maka pemerintah berupaya keras untuk memastikan pemerataan akses bagi seluruh masyarakat.
B
Pemerintah telah dan akan terus melakukan berbagai upaya-upaya peningkatan kualitas pelayanan publik yang berkesinambungan bagi semua warga negara.
C
Adalah merupakan suatu keharusan bagi pemerintah, guna senantiasa memperbaiki dan memperluas jangkauan layanan publik agar dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
D
Guna mencapai pelayanan publik yang prima, pemerintah senantiasa bertekad untuk memastikan bahwa seluruh warga negara dapat merasakan manfaatnya.
E
Berbagai kebijakan telah dirumuskan dan diterapkan oleh pemerintah dalam konteks peningkatan kualitas pelayanan publik, demi kesejahteraan masyarakat luas.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 126
Seorang pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintahan sedang mengawasi proses tender proyek infrastruktur vital. Dalam beberapa kesempatan, ia menyampaikan pandangannya terkait proses tersebut kepada publik. Manakah dari pernyataan berikut yang paling mengindikasikan adanya potensi benturan kepentingan yang perlu ditelusuri lebih lanjut, berdasarkan analisis gaya bahasa dan implikasinya?
A
Kami menjamin semua peserta tender akan diperlakukan setara dan berdasarkan kriteria objektif yang telah ditetapkan.
B
Saya secara pribadi akan memantau ketat setiap tahapan tender ini demi memastikan tidak ada penyimpangan, terutama mengingat pentingnya proyek ini bagi konstituen saya.
C
Saya percaya bahwa dalam proyek sebesar ini, kita harus mengutamakan efisiensi dan pengalaman. Kebetulan, ada beberapa konsultan yang rekam jejaknya sangat saya kenal baik dan memiliki kapabilitas mumpuni.
D
Transparansi dan akuntabilitas adalah prinsip utama yang harus dijunjung tinggi dalam setiap proses pengadaan yang kami lakukan.
E
Tim teknis telah saya instruksikan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua proposal tanpa terkecuali.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 127
Pentingnya Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan bahasa persatuan menuntut penggunaan yang cermat, terutama dalam naskah-naskah resmi dan publik. Kesalahan penggunaan kata atau struktur kalimat dapat mengaburkan makna dan berpotensi menimbulkan salah tafsir. Perhatikan kalimat berikut yang diambil dari draf pengumuman publik: 'Diharapkan kepada seluruh peserta rapat untuk hadir tepat waktu, guna kelancaran acara yang akan diselenggarakan besok.' Identifikasi dan pilihlah perbaikan yang paling tepat untuk kalimat tersebut agar sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia baku, efektif, dan tidak ambigu, khususnya dalam konteks pengumuman resmi.
A
Seluruh peserta rapat diharapkan hadir tepat waktu demi kelancaran acara yang akan diselenggarakan besok.
B
Peserta rapat diharapkan dapat hadir tepat waktu agar acara besok berjalan lancar.
C
Dimohon kepada seluruh peserta rapat agar dapat hadir tepat waktu, supaya acara besok dapat berjalan dengan lancar.
D
Kepada seluruh peserta rapat diimbau agar hadir tepat waktu demi kelancaran acara besok.
E
Seluruh peserta rapat diharapkan hadir tepat waktu untuk kelancaran acara yang diselenggarakan besok.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 128
Bahasa Indonesia bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga medium untuk menyampaikan nilai-nilai luhur Pancasila. Dalam diskursus publik, seringkali terjadi pergeseran makna atau pendangkalan nilai-nilai Pancasila karena penggunaan bahasa yang tidak tepat, tidak santun, atau provokatif. Misalnya, istilah 'musyawarah mufakat' yang seharusnya mencerminkan semangat kekeluargaan dan kesepakatan bersama, seringkali direduksi menjadi 'voting' atau 'adu suara' dalam debat yang panas di media sosial. ASN, sebagai perekat bangsa dan pelayan publik, memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kemuliaan Bahasa Indonesia sebagai jembatan nilai-nilai Pancasila. Dalam situasi ini, tindakan apa yang paling tepat untuk dilakukan oleh seorang ASN yang berkomitmen pada integritas dan nilai-nilai Pancasila dalam penggunaan Bahasa Indonesia?
A
Menghindari perdebatan yang melibatkan isu-isu sensitif di ruang publik digital untuk mencegah diri terjebak dalam penggunaan bahasa yang provokatif dan tidak sesuai nilai Pancasila.
B
Mengedukasi masyarakat secara pasif melalui unggahan informatif di akun media sosial pribadi tentang pentingnya Bahasa Indonesia yang santun dan nilai-nilai Pancasila, tanpa terlibat langsung dalam interaksi.
C
Menjadi teladan dalam penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, santun, serta mengacu pada nilai-nilai Pancasila dalam setiap komunikasi resmi maupun personal, baik daring maupun luring, dan secara aktif mengoreksi jika menemukan penyimpangan.
D
Mendorong pembentukan regulasi yang mengatur penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik digital, termasuk sanksi bagi pihak-pihak yang menyalahgunakan bahasa untuk menyebarkan kebencian atau provokasi yang bertentangan dengan Pancasila.
E
Mengorganisir forum-forum diskusi lintas sektor untuk membahas interpretasi yang benar terhadap nilai-nilai Pancasila dan padanan katanya dalam Bahasa Indonesia, serta menyosialisasikannya kepada publik luas.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 129
UUD 1945 Pasal 36 menyatakan, 'Bahasa Negara adalah Bahasa Indonesia'. Pernyataan singkat ini memiliki implikasi hukum dan politis yang sangat mendalam, membedakannya dari status 'bahasa nasional' yang dideklarasikan dalam Sumpah Pemuda. Mengapa pengangkatan Bahasa Indonesia menjadi 'bahasa negara' dalam konstitusi pasca-kemerdekaan merupakan pilar paling vital dalam konsolidasi ideologi dan administrasi Republik Indonesia, melampaui perannya sebagai bahasa persatuan?
A
Pengukuhan sebagai bahasa negara secara otomatis menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa wajib dalam seluruh jenjang pendidikan, memastikan pemerataan pengetahuan.
B
Status bahasa negara memberikan landasan hukum yang tak terbantahkan bagi penggunaan Bahasa Indonesia dalam segala aspek kehidupan kenegaraan, menjamin efektivitas pemerintahan dan legislasi.
C
Penetapan dalam konstitusi menegaskan kedaulatan linguistik Indonesia di mata internasional, memperkuat posisi negara dalam diplomasi dan hubungan antar-bangsa.
D
Dengan menjadi bahasa negara, Bahasa Indonesia difungsikan sebagai satu-satunya bahasa resmi dalam dokumen-dokumen kenegaraan, mencegah ambiguitas dan konflik interpretasi hukum.
E
Pengangkatan ini secara simbolis menempatkan Bahasa Indonesia sebagai instrumen utama dalam pembangunan karakter bangsa, merefleksikan cita-cita kemerdekaan yang telah dicapai.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 130
Tim redaksi jurnal ilmiah 'Paradigma Edukasi' sedang dalam tahap akhir penyuntingan naskah untuk edisi mendatang. Salah satu artikel penting ditulis oleh seorang akademisi terkemuka, Rahmawati Suryaningrat, yang memegang gelar Doktor (Dr.), Sarjana Pendidikan (S.Pd.), dan Magister Humaniora (M.Hum.). Berdasarkan pedoman gaya penulisan jurnal yang mengacu pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEB), penulisan nama dan gelar akademik kontributor harus sangat presisi. Setelah meninjau berbagai draf, manakah penulisan nama dan gelar Dr. Rahmawati Suryaningrat yang paling tepat dan sesuai dengan kaidah PUEB?
A
Dr Rahmawati Suryaningrat, S.Pd, M.Hum.
B
Dr. Rahmawati Suryaningrat, S.Pd, M.Hum.
C
DR. Rahmawati Suryaningrat, S.Pd., M.Hum.
D
Dr. Rahmawati Suryaningrat, S.Pd., M.Hum.
E
Dr. Rahmawati Suryaningrat S.Pd., M.Hum.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.