Pembahasan Soal TWKK - Bahasa Indonesia 2026
Fokus membahas soal nomor ID: 754. Lihat semua soal
Ganti Topik Materi
NO. 151
Link Soal
Bacalah dengan saksama kalimat-kalimat di bawah ini:
I. Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat.
II. Pemerintah berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat.
III. Pemerintah memiliki komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta perluasan akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat.
IV. Pemerintah berkomitmen akan peningkatan kualitas pendidikan dan perluasan akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat.
Manakah kalimat yang paling tepat dan efektif berdasarkan kaidah Bahasa Indonesia baku?
A
Kalimat I
B
Kalimat II
C
Kalimat III
D
Kalimat IV
E
Semua kalimat tepat dan efektif
NO. 152
Link Soal
Di Negeri Samudra Bakti, sebuah negara kepulauan yang kaya akan keberagaman bahasa daerah, terdapat seorang pemimpin visioner bernama Presiden Dirgantara. Beliau sangat menyadari bahwa untuk menyatukan puluhan suku dan budaya, diperlukan sebuah bahasa nasional yang kuat, terstruktur, dan mampu menjadi medium komunikasi yang efektif di berbagai bidang, mulai dari pendidikan hingga pemerintahan. Presiden Dirgantara secara aktif mendorong pembakuan kosakata, penyusunan tata bahasa yang baku, serta penggunaan Bahasa Nasional Bakti yang konsisten dan tepat di seluruh lini kehidupan bernegara, bahkan sering memimpin diskusi tentang kaidah kebahasaan untuk menghindari pengaruh asing yang berlebihan. Tokoh nasional siapakah di Indonesia yang memiliki semangat dan dedikasi serupa dengan Presiden Dirgantara dalam memperjuangkan, membakukan, dan mengembangkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang modern dan berintegritas?
A
Sutan Takdir Alisjahbana
B
Muhammad Yamin
C
Ki Hajar Dewantara
D
Bung Tomo
E
Chairil Anwar
NO. 153
Link Soal
Kalimat: 'Akar tanaman bakau melengkung besar-besar.' Kata reduplikasi 'besar-besar' pada kalimat tersebut memiliki kesamaan makna dengan kata reduplikasi dalam kalimat...
A
Jumlah anak-anak dalam satu keluarga dibatasi.
B
Ia sering menelepon saya pada waktu malam-malam.
C
Mahasiswa dalam negeri juga pintar-pintar dalam bidang teknologi.
D
Kami membeli makanan kecil di kantin saat istirahat.
E
Anak itu senang bermanja-manja kepada orang tuanya.
NO. 154
Link Soal
Bahasa Indonesia bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga medium untuk menyampaikan nilai-nilai luhur Pancasila. Dalam diskursus publik, seringkali terjadi pergeseran makna atau pendangkalan nilai-nilai Pancasila karena penggunaan bahasa yang tidak tepat, tidak santun, atau provokatif. Misalnya, istilah 'musyawarah mufakat' yang seharusnya mencerminkan semangat kekeluargaan dan kesepakatan bersama, seringkali direduksi menjadi 'voting' atau 'adu suara' dalam debat yang panas di media sosial. ASN, sebagai perekat bangsa dan pelayan publik, memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kemuliaan Bahasa Indonesia sebagai jembatan nilai-nilai Pancasila.
Dalam situasi ini, tindakan apa yang paling tepat untuk dilakukan oleh seorang ASN yang berkomitmen pada integritas dan nilai-nilai Pancasila dalam penggunaan Bahasa Indonesia?
A
Menghindari perdebatan yang melibatkan isu-isu sensitif di ruang publik digital untuk mencegah diri terjebak dalam penggunaan bahasa yang provokatif dan tidak sesuai nilai Pancasila.
B
Mengedukasi masyarakat secara pasif melalui unggahan informatif di akun media sosial pribadi tentang pentingnya Bahasa Indonesia yang santun dan nilai-nilai Pancasila, tanpa terlibat langsung dalam interaksi.
C
Menjadi teladan dalam penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, santun, serta mengacu pada nilai-nilai Pancasila dalam setiap komunikasi resmi maupun personal, baik daring maupun luring, dan secara aktif mengoreksi jika menemukan penyimpangan.
D
Mendorong pembentukan regulasi yang mengatur penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik digital, termasuk sanksi bagi pihak-pihak yang menyalahgunakan bahasa untuk menyebarkan kebencian atau provokasi yang bertentangan dengan Pancasila.
E
Mengorganisir forum-forum diskusi lintas sektor untuk membahas interpretasi yang benar terhadap nilai-nilai Pancasila dan padanan katanya dalam Bahasa Indonesia, serta menyosialisasikannya kepada publik luas.
NO. 155
Link Soal
Seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi global, Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk membentuk dan membakukan istilah-istilah baru dalam Bahasa Indonesia. Proses ini melibatkan kerja keras lembaga kebahasaan untuk mengadaptasi, menyerap, atau menciptakan padanan kata dari bahasa asing, seringkali diwarnai perdebatan panjang. Evaluasi mengapa keberhasilan pembentukan dan pembakuan istilah ilmiah dan teknologi dalam Bahasa Indonesia secara mandiri, terlepas dari kerumitannya, merupakan indikator krusial bagi kemandirian intelektual dan kedaulatan bangsa di era informasi global?
A
Penggunaan istilah baku dalam Bahasa Indonesia memudahkan masyarakat umum memahami konsep ilmiah dan teknologi, sehingga meningkatkan literasi sains nasional.
B
Pembentukan istilah mandiri mengurangi ketergantungan pada penerjemahan langsung, yang seringkali menyebabkan ambiguitas dan ketidakakuratan dalam transfer pengetahuan.
C
Kemampuan menciptakan dan membakukan istilah sendiri menandakan bahwa Bahasa Indonesia memiliki kapasitas untuk menjadi medium ilmu pengetahuan tingkat tinggi, yang esensial bagi pengembangan peradaban dan inovasi bangsa tanpa dominasi asing.
D
Proses pembakuan istilah secara nasional mendorong kolaborasi antarilmuwan dan pakar bahasa, memperkuat jaringan keilmuan di Indonesia.
E
Memiliki korpus istilah ilmiah yang lengkap dalam Bahasa Indonesia akan meningkatkan daya saing global dalam publikasi ilmiah dan paten, memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.
NO. 156
Link Soal
Berdasarkan teks tentang video NASA di Hari Bumi, simpulan yang paling tepat mengenai perubahan bumi yang diamati melalui satelit SeaWiFS selama 20 tahun adalah...
A
NASA membuat video tentang perubahan bumi
B
Bumi mengalami perubahan dalam dua dasawarsa
C
Keadaan bumi saat ini dapat dilihat dari luar angkasa
D
Bumi setiap hari melakukan pernapasan dan berubah
E
Perubahan bumi merupakan tanggapan atas berbagai hal
NO. 157
Link Soal
Manakah di antara kalimat berikut yang menggunakan kata baku sesuai dengan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia)?
A
Kita harus menganalisa masalah ini dengan cermat.
B
Ibu membeli obat di apotik dekat rumah.
C
Atlet itu memiliki nafas yang sangat panjang.
D
Pemerintah sedang menggalakkan standarisasi produk lokal.
E
Risiko investasi saham memang cukup tinggi.
NO. 158
Link Soal
Dari beberapa pernyataan di bawah ini, manakah yang menggunakan gaya bahasa atau makna konotasi?
A
Ibu merasa sangat kenyang setelah menyantap soto ayam.
B
Atlet itu jatuh bangun saat mencoba menggiring bola ke gawang.
C
Dia terbelalak karena kaget melihat atraksi yang berbahaya itu.
D
Pengalamannya sangat luas karena ia telah kenyang makan asam garam kehidupan.
E
Rasa terkejut membuat matanya terbuka sangat lebar.
NO. 159
Link Soal
Perhatikan kalimat berikut: 'Dampak penggunaan gawai secara berlebihan pada anak bermacam-macam, seperti penurunan motivasi belajar, berkurangnya komunikasi... dan masuknya informasi yang tidak layak.' Manakah kata bentukan yang penggunaannya kurang tepat dalam kalimat tersebut?
A
penggunaan
B
berlebihan
C
penurunan
D
berkurangnya
E
masuknya
NO. 160
Link Soal
Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia: Bahasa Indonesia memiliki kedudukan strategis sebagai bahasa negara dan bahasa persatuan, yang berperan penting dalam pembangunan nasional, pembentukan karakter bangsa, dan pemersatu keberagaman. Namun, dalam perkembangannya, arus globalisasi dan dominasi bahasa asing, serta penggunaan bahasa non-standar yang masif di ruang publik dan media sosial, cenderung mengikis kesadaran masyarakat akan pentingnya memelihara dan menggunakan Bahasa Indonesia secara baik dan benar.
Jika kecenderungan ini terus berlanjut dan masyarakat secara kolektif mengabaikan upaya untuk memartabatkan Bahasa Indonesia sebagai fondasi identitas dan alat pemersatu, dampak jangka panjang paling krusial yang akan mengancam keutuhan dan kohesi sosial bangsa Indonesia adalah...
A
Menurunnya kemampuan komunikasi formal antarlembaga negara dan masyarakat umum.
B
Tergerusnya kekayaan kosakata Bahasa Indonesia karena penyerapan istilah asing yang tidak terkontrol.
C
Melemahnya rasa kebanggaan dan identitas nasional, yang berpotensi menimbulkan fragmentasi sosial berbasis perbedaan linguistik.
D
Hambatan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi karena keterbatasan literatur dan kajian berbahasa Indonesia.
E
Peningkatan kesenjangan komunikasi antargenerasi karena perbedaan dominasi bahasa yang digunakan.