Pembahasan Soal TWKK - Bela Negara 2026
Fokus membahas soal nomor ID: 8663. Lihat semua soal
Ganti Topik Materi
NO. 111
Link Soal
Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan, 'Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.' Implikasi filosofis dari pasal ini dalam konteks ketahanan nasional adalah bahwa partisipasi aktif warga negara bukan hanya kewajiban hukum, melainkan juga cerminan dari kesadaran akan hak-hak fundamental mereka sebagai bagian integral dari bangsa dan negara. Dalam menghadapi ancaman non-militer kontemporer, seperti krisis kesehatan global, disinformasi masif, atau ancaman siber, manakah di antara pernyataan berikut yang paling tepat merefleksikan esensi keterlibatan warga negara dalam upaya bela negara berdasarkan perspektif filosofis dan konstitusional tersebut?
A
Mengutamakan kepentingan kelompok atau pribadi di atas kepentingan bangsa jika tidak ada dasar hukum yang memaksa.
B
Menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pertahanan negara kepada institusi militer dan kepolisian.
C
Berpartisipasi aktif dalam kampanye literasi digital untuk melawan hoaks, mendukung program kesehatan masyarakat, dan melaporkan potensi ancaman siber kepada pihak berwenang.
D
Mengkritik setiap kebijakan pemerintah yang dirasa kurang relevan tanpa memberikan kontribusi nyata dalam penyelesaian masalah.
E
Menjadi apatis terhadap isu-isu nasional karena merasa bahwa partisipasi individu tidak akan berdampak besar pada skala negara.
NO. 112
Link Soal
Provinsi Harmoni sedang menghadapi berbagai tantangan kompleks yang mengancam integritas bangsa. Sektor ekonomi lokal tertekan oleh dominasi aplikasi digital asing yang menawarkan produk dan layanan dengan harga sangat kompetitif, menyebabkan banyak usaha mikro kecil menengah (UMKM) gulung tikar. Di sisi lain, media sosial dibanjiri konten budaya pop asing yang masif, menggeser nilai-nilai luhur kearifan lokal di kalangan generasi muda. Bersamaan dengan itu, kelompok-kelompok tertentu secara sistematis menyebarkan hoaks dan propaganda radikal yang merusak persatuan, memanfaatkan isu-isu sensitif untuk memecah belah masyarakat. Menanggapi situasi ini, Ibu Ratna, seorang guru sejarah, aktif mengedukasi murid-muridnya tentang bahaya disinformasi dan pentingnya literasi digital. Dokter Budi menggalang kampanye kesehatan yang juga menyisipkan nilai-nilai kebangsaan, sementara Pak Joni, seorang ASN di Dinas Komunikasi dan Informatika, berupaya memperkuat sistem pertahanan siber daerah dan berkolaborasi dengan komunitas dalam melawan narasi negatif.
Berdasarkan narasi tersebut, ancaman yang paling dominan dihadapi Provinsi Harmoni serta wujud bela negara yang paling strategis untuk diintensifkan secara sinergis adalah...
A
Ancaman non-militer multidimensional (ekonomi, budaya, siber) yang merongrong ketahanan nasional, dengan wujud bela negara paling strategis melalui penguatan literasi digital oleh guru, peningkatan kesadaran kebangsaan oleh dokter, dan penanggulangan siber oleh ASN, semuanya bersinergi dalam membangun imunitas sosial terhadap hoaks dan radikalisme.
B
Ancaman dominasi ekonomi digital dan erosi budaya lokal, dengan upaya bela negara melalui pembatasan akses platform asing dan revitalisasi program kebudayaan daerah secara massal oleh pemerintah provinsi.
C
Ancaman disinformasi dan propaganda radikal yang memecah belah bangsa, dengan fokus bela negara pada penegakan hukum siber yang ketat dan penguatan pemahaman Pancasila di semua jenjang pendidikan.
D
Ancaman terhadap kedaulatan informasi dan moralitas bangsa, dengan respons bela negara melalui peningkatan sensor media dan pembentukan milisi siber yang beranggotakan sukarelawan tanpa struktur formal.
E
Ancaman globalisasi yang menyebabkan ketertinggalan teknologi dan perubahan nilai, dengan upaya bela negara melalui investasi besar pada riset teknologi dan pengembangan kurikulum pendidikan adaptif untuk bersaing di kancah internasional.
NO. 113
Link Soal
Implementasi nilai-nilai Pancasila dapat tercermin dalam berbagai perilaku berikut:
1. Memberikan kebebasan beribadah sesuai keyakinan masing-masing individu.
2. Menyumbangkan bantuan kepada korban bencana alam.
3. Menunjukkan sikap toleransi terhadap perbedaan agama.
4. Memberikan dukungan finansial kepada tim sepak bola yang berlaga di luar negeri.
5. Berlaku adil kepada semua orang.
Perwujudan sila pertama Pancasila dalam kehidupan sosial dan kebangsaan adalah perilaku nomor ....
A
1 dan 3
B
2 dan 4
C
3 dan 5
D
1 dan 4
E
2 dan 5
NO. 114
Link Soal
Ancaman non-militer seperti pandemi dapat berpotensi membahayakan keamanan nasional. Dalam konteks Bela Negara, tindakan konkret apa yang dapat dilakukan oleh pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk menghadapi ancaman tersebut?
A
Meningkatkan ketergantungan terhadap dukungan dan bantuan dari pihak internasional.
B
Menghentikan seluruh kegiatan ekonomi hingga kondisi pandemi benar-benar berakhir.
C
Mengembangkan kapabilitas nasional dalam penelitian serta produksi alat-alat kesehatan dan vaksin.
D
Melimpahkan seluruh tanggung jawab penanganan pandemi kepada negara-negara maju.
E
Mengabaikan ancaman ini karena dianggap kurang prioritas dibandingkan ancaman militer.
NO. 115
Link Soal
Siapakah tokoh bangsa yang terlibat dalam perumusan dan penandatanganan Piagam Jakarta, namun kemudian mengakomodasi keberatan dari masyarakat Indonesia Timur demi terwujudnya persatuan nasional dan pembentukan negara?
A
Teuku Moh. Hasan
B
Wachid Hasyim
C
A. A. Maramis
D
Mohammad Yamin
E
Mohammad Hatta
NO. 116
Link Soal
Di era digitalisasi dan ancaman non-militer yang semakin kompleks seperti serangan siber, penyebaran hoaks, dan pandemi, pemahaman dan implementasi Bela Negara bagi warga negara Indonesia harus mengalami reorientasi dari sekadar konsep pertahanan fisik menjadi upaya komprehensif. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat merepresentasikan esensi Bela Negara yang adaptif dan partisipatif bagi warga negara dalam menghadapi tantangan kontemporer tersebut?
A
Mengutamakan peningkatan jumlah personel militer dan alokasi anggaran pertahanan sebagai respons utama terhadap semua bentuk ancaman.
B
Menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pertahanan negara kepada TNI dan Polri, sementara warga negara cukup mematuhi hukum dan membayar pajak.
C
Berperan aktif dalam menjaga ruang siber dari disinformasi, mengembangkan inovasi teknologi untuk kemandirian bangsa, serta berkontribusi pada penanganan krisis kesehatan dan lingkungan, sesuai dengan profesi dan kapasitas masing-masing.
D
Menggalakkan program wajib militer bagi seluruh warga negara tanpa kecuali untuk memastikan kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi invasi.
E
Memprioritaskan kerja sama internasional dan aliansi militer dengan negara-negara maju untuk menjamin keamanan nasional dari ancaman eksternal.
NO. 117
Link Soal
Dalam menghadapi dinamika ancaman kontemporer yang mencakup bukan hanya agresi militer, tetapi juga perang informasi, ideologi transnasional, dan disinformasi di era digital, konsep Bela Negara bagi warga negara Indonesia harus diaktualisasikan secara komprehensif. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan esensi aktualisasi Bela Negara yang paling mendasar dan menyeluruh dalam konteks tersebut?
A
Meningkatkan kapabilitas pertahanan siber individu dan kolektif untuk menangkal serangan digital dan propaganda asing.
B
Aktif dalam setiap kegiatan kemasyarakatan yang mendukung pembangunan infrastruktur fisik dan ekonomi nasional.
C
Memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan sebagai landasan ideologi dan karakter bangsa.
D
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan patroli keamanan lingkungan atau kelompok relawan sosial untuk menjaga ketertiban umum.
E
Menguasai teknologi informasi dan komunikasi terkini untuk bersaing di pasar global dan meningkatkan daya saing bangsa.
NO. 118
Link Soal
Pandemi global COVID-19 telah menunjukkan bahwa ancaman terhadap kedaulatan negara tidak hanya bersifat militer, tetapi juga non-militer yang dapat mengganggu stabilitas sosial, ekonomi, dan kesehatan publik secara masif. Dalam konteks ini, partisipasi masyarakat dalam bela negara menjadi sangat krusial. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat mencerminkan esensi dan implementasi bela negara oleh warga negara di era ancaman non-militer kompleks seperti pandemi?
A
Mengikuti pelatihan dasar militer untuk siap siaga menghadapi setiap kemungkinan darurat nasional.
B
Mengembangkan inovasi teknologi kesehatan dan mendukung kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi untuk menjaga keberlangsungan hidup bangsa.
C
Aktif menyebarkan informasi di media sosial mengenai bahaya pandemi agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan diri.
D
Menuntut pemerintah untuk menyediakan fasilitas kesehatan gratis dan vaksinasi massal tanpa terkecuali bagi seluruh warga negara.
E
Melakukan demonstrasi damai menolak kebijakan pembatasan sosial yang dianggap menghambat kebebasan individu dan aktivitas ekonomi.
NO. 119
Link Soal
Tentara PETA (Pembela Tanah Air) dibentuk pada masa pendudukan Jepang. Tujuan awal Jepang membentuk kesatuan militer ini adalah...
A
Mempersiapkan angkatan perang untuk Indonesia merdeka
B
Melatih pemuda Indonesia agar siap melawan Belanda
C
Mendapatkan bantuan pasukan dalam menghadapi Perang Pasifik
D
Menjaga keamanan internal wilayah jajahan
E
Membentuk kader pemimpin masa depan
NO. 120
Link Soal
Seorang dokter yang mengabdi di daerah perbatasan terpencil untuk memberikan layanan kesehatan kepada warga merupakan bentuk bela negara. Tindakan dokter tersebut dikategorikan sebagai...
A
Bela negara secara fisik melalui wajib militer
B
Pengabdian sesuai profesi
C
Pertahanan nirmiliter menghadapi ancaman ideologi
D
Pelaksanaan kewajiban sebagai komponen cadangan
E
Tugas perbantuan TNI dalam operasi militer selain perang