Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 25. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 241
Link Soal
Untuk mengatasi ancaman radikalisme, pemerintah berupaya meningkatkan pemahaman Bela Negara di kalangan generasi muda. Bagaimana implementasi program Bela Negara di lingkungan sekolah mampu berkontribusi dalam memerangi radikalisme?
A
Mendorong partisipasi siswa yang lebih aktif dalam dinamika politik.
B
Menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan semangat patriotisme sejak usia dini.
C
Mewajibkan semua siswa untuk mengikuti program pelatihan kemiliteran.
D
Menginisiasi adanya kompetisi atau persaingan ideologi di antara para siswa.
E
Mengurangi porsi pendidikan keagamaan dalam kurikulum sekolah.
NO. 242
Link Soal
UUD 1945 mengamanatkan bahwa upaya pembelaan negara bukan hanya tugas militer semata, melainkan menjadi hak dan kewajiban dari...
A
TNI dan Polri
B
Seluruh rakyat Indonesia
C
Generasi muda penerus bangsa
D
Pemerintah pusat dan daerah
E
Organisasi kemasyarakatan
NO. 243
Link Soal
Kabupaten Makmur sedang menghadapi serangkaian tantangan kompleks. Produksi pertanian lokal menurun drastis setelah beredarnya hoaks tentang kontaminasi produk melalui media sosial, mengakibatkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi petani. Di sisi lain, kelompok-kelompok radikal aktif menyebarkan ideologi anti-Pancasila di kalangan remaja melalui platform daring, mengancam persatuan bangsa. Bersamaan dengan itu, tim keamanan siber nasional mendeteksi adanya upaya peretasan sistem informasi vital pemerintah daerah yang diduga berasal dari aktor non-negara.
Dalam situasi ini, Ibu Siti, seorang guru sejarah, aktif menginisiasi diskusi kritis di sekolahnya tentang nilai-nilai Pancasila dan bahaya radikalisme. Bapak Budi, seorang ASN di Dinas Kominfo, bekerja keras mengedukasi masyarakat tentang literasi digital dan mengidentifikasi penyebar hoaks. Sementara itu, Dokter Lia dari Puskesmas setempat, menggerakkan kader kesehatan untuk meningkatkan imunisasi dan edukasi gaya hidup sehat, menjaga kesehatan publik di tengah ketidakpastian.
Dari narasi di atas, tindakan kolektif para profesional tersebut paling tepat merefleksikan esensi Bela Negara dalam konteks ancaman kontemporer, yaitu:
A
Penguatan Ketahanan Nasional melalui partisipasi aktif masyarakat sipil dalam menghadapi ancaman non-militer yang multidimensional.
B
Kesiapsiagaan menghadapi agresi militer tersembunyi dengan mengedepankan peran pertahanan sipil dan keamanan siber.
C
Upaya mitigasi dampak perang informasi dan budaya dengan fokus pada pendidikan karakter dan kesehatan publik.
D
Peran strategis aparatur negara dan guru dalam menjaga stabilitas keamanan internal dari ancaman disintegrasi bangsa.
E
Transformasi konsep Bela Negara dari pertahanan fisik ke pertahanan berbasis ekonomi digital dan kebudayaan.
NO. 244
Link Soal
Dalam menghadapi krisis energi global, langkah strategis apa yang harus diambil untuk memperkuat ketahanan energi Indonesia sebagai bagian dari upaya Bela Negara?
A
Meningkatkan ketergantungan pada impor bahan bakar fosil.
B
Mengesampingkan sumber energi terbarukan karena pertimbangan biaya awal yang tinggi.
C
Mengembangkan sumber energi terbarukan dan meningkatkan kemandirian dalam produksi energi.
D
Mengurangi alokasi investasi di seluruh sektor energi.
E
Menyerahkan sepenuhnya pengelolaan sektor energi kepada negara lain.
NO. 245
Link Soal
Di tengah ancaman globalisasi yang berpotensi memengaruhi budaya bangsa, langkah apa yang paling tepat untuk melestarikan nilai-nilai kebangsaan?
A
Menutup diri dari semua bentuk pengaruh asing.
B
Mengadopsi budaya asing secara tidak selektif tanpa penyaringan.
C
Mendorong revitalisasi budaya lokal dan menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
D
Mengabaikan budaya lokal demi mengejar modernisasi.
E
Membiarkan generasi muda memilih budayanya sendiri tanpa arahan yang jelas.
NO. 246
Link Soal
Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan, 'Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.' Implikasi filosofis dari pasal ini dalam konteks ketahanan nasional adalah bahwa partisipasi aktif warga negara bukan hanya kewajiban hukum, melainkan juga cerminan dari kesadaran akan hak-hak fundamental mereka sebagai bagian integral dari bangsa dan negara. Dalam menghadapi ancaman non-militer kontemporer, seperti krisis kesehatan global, disinformasi masif, atau ancaman siber, manakah di antara pernyataan berikut yang paling tepat merefleksikan esensi keterlibatan warga negara dalam upaya bela negara berdasarkan perspektif filosofis dan konstitusional tersebut?
A
Mengutamakan kepentingan kelompok atau pribadi di atas kepentingan bangsa jika tidak ada dasar hukum yang memaksa.
B
Menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pertahanan negara kepada institusi militer dan kepolisian.
C
Berpartisipasi aktif dalam kampanye literasi digital untuk melawan hoaks, mendukung program kesehatan masyarakat, dan melaporkan potensi ancaman siber kepada pihak berwenang.
D
Mengkritik setiap kebijakan pemerintah yang dirasa kurang relevan tanpa memberikan kontribusi nyata dalam penyelesaian masalah.
E
Menjadi apatis terhadap isu-isu nasional karena merasa bahwa partisipasi individu tidak akan berdampak besar pada skala negara.
NO. 247
Link Soal
Di Kabupaten Jaya Bhakti, Negara Persatuan, sebuah entitas daring bernama 'Kelompok Pecah Belah' secara aktif menyebarkan narasi-narasi provokatif dan informasi palsu melalui berbagai platform media sosial. Konten yang mereka unggah sering kali mengeksploitasi perbedaan suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA), serta menyudutkan kebijakan pemerintah yang sah. Tujuan utama mereka adalah menciptakan polarisasi yang tajam di masyarakat, memicu kebencian, dan meruntuhkan kepercayaan publik terhadap institusi negara. Akibatnya, ketegangan sosial meningkat, dialog antarwarga menjadi sulit, dan potensi konflik horizontal semakin mengkhawatirkan.
Tindakan 'Kelompok Pecah Belah' ini, jika dibiarkan terus-menerus, paling utama merupakan bentuk pelanggaran terhadap esensi Bela Negara dalam aspek apa?
A
Mengancam keutuhan wilayah dan kedaulatan negara dari ancaman eksternal.
B
Melemahkan pengamalan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.
C
Mengikis kesadaran untuk rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara.
D
Menghambat partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional secara kolektif.
E
Melanggar hukum positif terkait ujaran kebencian dan penipuan daring.
NO. 248
Link Soal
Sikap patriotisme dapat ditunjukkan melalui berbagai tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Bagi pemuda masa kini, contoh konkret perwujudan sikap tersebut adalah...
A
Menghindari pergaulan internasional agar tidak terkontaminasi
B
Disiplin dan jujur dalam membayar pajak negara
C
Mengambil bagian dalam aksi demonstrasi anarkis
D
Mengkonsumsi produk impor demi gaya hidup
E
Menghafalkan sejarah tanpa melakukan aksi nyata
NO. 249
Link Soal
Dalam menghadapi kompleksitas ancaman kontemporer seperti perang hibrida, serangan siber, dan penyebaran disinformasi yang masif, esensi Bela Negara tidak lagi terbatas pada aspek fisik militer. Menurut UUD NRI Tahun 1945, bagaimana seharusnya pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Indonesia merumuskan strategi Bela Negara yang paling komprehensif dan adaptif di era digital ini?
A
Memprioritaskan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan memperbesar jumlah personel militer untuk menjaga kedaulatan teritorial.
B
Menggalakkan program wajib militer bagi seluruh warga negara produktif sebagai bentuk persiapan fisik dan mental pertahanan negara.
C
Mengembangkan literasi digital dan kesadaran siber di kalangan masyarakat, sambil memperkuat kolaborasi lintas sektor (pemerintah, swasta, akademisi) dalam membangun ketahanan siber nasional dan narasi kebangsaan.
D
Memperketat pengawasan terhadap konten media sosial dan informasi yang berpotensi memecah belah bangsa melalui regulasi ketat.
E
Menekankan pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan secara intensif di semua jenjang pendidikan untuk memperkuat ideologi bangsa dari ancaman asing.
NO. 250
Link Soal
Pada Agresi Militer Belanda II tahun 1948, meskipun para pemimpin negara ditangkap dan ibu kota Yogyakarta diduduki, rakyat Indonesia tidak menyerah. Perlawanan bersenjata terus berkobar di berbagai daerah dengan semangat persatuan yang kuat antara laskar rakyat, Tentara Nasional Indonesia, dan berbagai elemen masyarakat. Semangat ini didasari oleh kecintaan terhadap kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.
Jika semangat bela negara dari peristiwa tersebut direfleksikan dalam konteks tantangan bangsa Indonesia saat ini, seperti masifnya penyebaran disinformasi, polarisasi politik, dan ancaman intoleransi yang berpotensi memecah belah bangsa, pelajaran utama yang paling relevan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah...
A
Meningkatkan kemampuan literasi digital dan kritis dalam menyaring informasi untuk menjaga persatuan bangsa.
B
Mengorganisir gerakan perlawanan fisik terhadap pihak-pihak penyebar hoaks secara langsung di masyarakat.
C
Mendukung setiap kebijakan pemerintah tanpa kritik demi menjaga stabilitas nasional dari ancaman polarisasi.
D
Fokus pada peningkatan kapabilitas militer dan intelijen untuk menghadapi ancaman siber yang mengganggu kedaulatan.
E
Membentuk kembali laskar-laskar rakyat untuk membantu penegak hukum dalam mengatasi ujaran kebencian di masyarakat.