Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 3. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 21
Link Soal
Di era digitalisasi dan globalisasi, ancaman terhadap kedaulatan negara tidak lagi terbatas pada agresi militer semata, namun juga mencakup serangan siber, disinformasi masif, hingga peretasan data pribadi warga negara. Jika seorang warga negara menemukan kelompok-kelompok siber terorganisir yang secara sistematis menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian untuk memecah belah persatuan bangsa, apa bentuk kontribusi Bela Negara yang paling relevan dan efektif yang dapat ia lakukan sebagai individu?
A
Melakukan perlawanan siber mandiri dengan meretas balik kelompok tersebut untuk menghentikan aksinya.
B
Melaporkan temuan tersebut kepada aparat penegak hukum dan lembaga yang berwenang, serta aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya hoaks.
C
Menyebarkan informasi tandingan secara masif di media sosial untuk melawan narasi yang memecah belah.
D
Mengorganisir demonstrasi fisik menuntut pemerintah menindak tegas penyebar hoaks.
E
Cukup membatasi diri dari penyebaran hoaks dan tidak terlibat dalam diskusi daring yang berpotensi memecah belah.
NO. 22
Link Soal
Di sebuah negeri fiktif bernama 'Nusantara Jaya', pasukan penjajah 'Imperium Hitam' berhasil menguasai sebagian besar wilayah dan ibu kota. Pemimpin tertinggi negeri, seorang jenderal bernama Wijoyo, dihadapkan pada pilihan sulit: menyerah dan menerima perjanjian damai yang merugikan kedaulatan, atau melanjutkan perlawanan. Meskipun kesehatannya memburuk drastis akibat penyakit yang menggerogoti tubuhnya, Jenderal Wijoyo menolak menyerah. Dengan dipandu oleh para prajurit setianya, ia memutuskan untuk memimpin pasukan kecilnya bergerilya melintasi hutan belantara dan pegunungan terjal. Jenderal Wijoyo terus membakar semangat rakyat dan pasukannya untuk mempertahankan kemerdekaan, menolak setiap bentuk kompromi yang akan merendahkan martabat bangsanya. Semangat juang dan pengorbanannya menjadi inspirasi utama bagi seluruh rakyat Nusantara Jaya hingga akhirnya Imperium Hitam berhasil dipukul mundur. Perjuangan Jenderal Wijoyo ini sangat identik dengan nilai bela negara yang ditunjukkan oleh seorang tokoh pahlawan nasional Indonesia, yaitu...
A
Jenderal Sudirman
B
Mohammad Hatta
C
Soekarno
D
Pangeran Diponegoro
E
Cut Nyak Dien
NO. 23
Link Soal
Indonesia, sebagai negara kepulauan, rentan terhadap berbagai ancaman non-militer, termasuk krisis lingkungan berskala besar seperti deforestasi masif yang memicu bencana alam dan mengancam keberlanjutan hidup masyarakat serta kedaulatan wilayah. Dalam konteks implementasi Bela Negara, tindakan konkret manakah yang paling strategis dan menunjukkan esensi partisipasi aktif warga negara (non-aparat keamanan/ASN) untuk mengatasi ancaman krisis lingkungan tersebut secara berkelanjutan?
A
Mengorganisir demonstrasi besar-besaran menuntut pemerintah pusat mengerahkan TNI untuk operasi penanaman kembali hutan dan penegakan hukum lingkungan.
B
Menginisiasi dan aktif berpartisipasi dalam program edukasi lingkungan, konservasi sumber daya alam lokal, serta mendorong praktik pertanian berkelanjutan di komunitasnya.
C
Melaporkan secara rutin setiap indikasi perusakan lingkungan kepada aparat penegak hukum dan mendorong sanksi pidana yang berat bagi pelakunya.
D
Membentuk dan mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis produk ramah lingkungan untuk meningkatkan ekonomi lokal dan kesadaran publik.
E
Menggalang dana publik secara nasional untuk membantu korban bencana alam akibat krisis lingkungan dan membangun kembali infrastruktur yang rusak.
NO. 24
Link Soal
Konflik di area perbatasan dapat membahayakan keutuhan sebuah negara. Dalam konteks Bela Negara, tindakan pemerintah yang paling tepat untuk memperkuat pengamanan di wilayah perbatasan adalah...
A
Mengurangi jumlah personel militer yang ditempatkan di wilayah perbatasan.
B
Mengembangkan fasilitas infrastruktur dan meningkatkan patroli militer serta kepolisian di area perbatasan.
C
Sepenuhnya mempercayakan pengawasan perbatasan kepada negara-negara tetangga.
D
Melimpahkan tanggung jawab pengawasan perbatasan kepada entitas sektor swasta.
E
Menerapkan pembatasan akses bagi penduduk lokal ke wilayah perbatasan.
NO. 25
Link Soal
Ancaman terhadap kedaulatan negara di era digital semakin kompleks, tidak hanya berbentuk agresi militer, tetapi juga meliputi penyebaran ideologi radikal melalui media sosial, manipulasi informasi (hoaks), dan upaya delegitimasi pemerintah. Dalam konteks ini, partisipasi bela negara bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk adaptif dan komprehensif, tidak hanya pada tataran individu tetapi juga institusional.
Manakah di antara tindakan berikut yang paling merefleksikan implementasi bela negara yang efektif dan relevan bagi seorang ASN dalam menghadapi ancaman non-militer di era digital?
A
Secara personal aktif melakukan penyaringan informasi dan mengkampanyekan nilai-nilai kebangsaan di media sosialnya.
B
Mengikuti program pelatihan kesiapsiagaan sipil dalam menghadapi ancaman siber yang diselenggarakan oleh lembaga pertahanan negara.
C
Mengembangkan dan menerapkan kebijakan atau program di unit kerjanya yang bertujuan meningkatkan literasi digital publik serta membangun narasi kebangsaan yang positif dan kontra-radikal secara terstruktur.
D
Rutin melaporkan akun-akun media sosial yang terindikasi menyebarkan hoaks dan radikalisme kepada lembaga penegak hukum yang berwenang.
E
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang bertujuan memperkuat kohesi sosial dan kerukunan antarwarga di lingkungan tempat tinggal.
NO. 26
Link Soal
Di tengah derasnya arus informasi dan berkembangnya potensi ancaman non-militer seperti disinformasi, ideologi radikal, dan polarisasi sosial melalui media digital, manakah bentuk partisipasi bela negara yang paling efektif dan komprehensif bagi seorang warga negara Indonesia?
A
Aktif mengkampanyekan penggunaan produk lokal untuk memperkuat ekonomi nasional dan ketahanan pangan.
B
Mengikuti pelatihan dasar kemiliteran sebagai komponen cadangan jika suatu saat negara membutuhkan.
C
Mampu menyaring informasi dengan kritis, melaporkan konten provokatif sesuai prosedur, serta aktif menyebarkan narasi kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila secara positif di ruang digital.
D
Menjaga etika dan norma kesopanan saat berinteraksi di dunia maya agar tidak menimbulkan perpecahan antarmasyarakat.
E
Menghadiri upacara peringatan hari besar nasional dan mengibarkan bendera merah putih di rumah.
NO. 27
Link Soal
Pandemi global COVID-19 telah menunjukkan bahwa ancaman terhadap kedaulatan negara tidak hanya bersifat militer, tetapi juga non-militer yang dapat mengganggu stabilitas sosial, ekonomi, dan kesehatan publik secara masif. Dalam konteks ini, partisipasi masyarakat dalam bela negara menjadi sangat krusial. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat mencerminkan esensi dan implementasi bela negara oleh warga negara di era ancaman non-militer kompleks seperti pandemi?
A
Mengikuti pelatihan dasar militer untuk siap siaga menghadapi setiap kemungkinan darurat nasional.
B
Mengembangkan inovasi teknologi kesehatan dan mendukung kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi untuk menjaga keberlangsungan hidup bangsa.
C
Aktif menyebarkan informasi di media sosial mengenai bahaya pandemi agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan diri.
D
Menuntut pemerintah untuk menyediakan fasilitas kesehatan gratis dan vaksinasi massal tanpa terkecuali bagi seluruh warga negara.
E
Melakukan demonstrasi damai menolak kebijakan pembatasan sosial yang dianggap menghambat kebebasan individu dan aktivitas ekonomi.
NO. 28
Link Soal
Di era digital saat ini, ancaman terhadap kedaulatan dan keutuhan negara tidak hanya berbentuk agresi militer, tetapi juga berupa penyebaran disinformasi dan hoaks yang masif, yang berpotensi memecah belah bangsa dan melemahkan ketahanan nasional. Sebagai seorang warga negara yang sadar akan pentingnya Bela Negara, tindakan yang paling relevan dan efektif dalam konteks ancaman non-militer tersebut adalah...
A
Melaporkan setiap akun atau konten penyebar hoaks kepada platform media sosial dan aparat penegak hukum secara aktif.
B
Bersikap netral dan menunggu arahan dari pemerintah, karena penanganan hoaks adalah domain aparat keamanan siber.
C
Aktif melakukan literasi digital pribadi, mengedukasi lingkungan terdekat tentang verifikasi informasi, serta turut menyebarkan narasi kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila yang konstruktif.
D
Mengorganisir kelompok untuk menyerang balik penyebar hoaks dengan argumen yang kuat dan bahkan melakukan peretasan akun mereka.
E
Membatasi penggunaan media sosial dan fokus pada aktivitas luring untuk menghindari paparan informasi negatif.
NO. 29
Link Soal
Berdasarkan Pasal 30 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan setiap warga negara memiliki hak sekaligus kewajiban untuk berpartisipasi dalam upaya pertahanan dan keamanan negara, apa sebenarnya esensi atau tujuan pokok dari ketentuan tersebut?
A
Mendorong seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi dalam pengamanan nasional.
B
Mengukuhkan dominasi kekuatan militer.
C
Memastikan kestabilan kondisi politik di dalam negeri.
D
Meningkatkan kompetitivitas ekonomi negara.
E
Menciptakan lapangan kerja bagi penduduk.
NO. 30
Link Soal
Tragedi nasional yang terjadi pada 30 September 1965 merupakan upaya paksa dari pihak tertentu untuk mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi...
A
Liberalis
B
Sosialis
C
Komunis
D
Demokratis
E
Monarki