Pembahasan Soal TWKK - Bela Negara 2026
Fokus membahas soal nomor ID: 337. Lihat semua soal
Ganti Topik Materi
NO. 71
Link Soal
Di sebuah kota kecil, "Makmur Jaya", sedang dihadapkan pada gelombang ancaman non-militer yang kompleks. Sektor ekonomi lokal tertekan akibat serbuan produk impor ilegal yang merajalela di pasar daring, mengakibatkan banyak UMKM gulung tikar. Di sisi lain, konten-konten radikal berbasis ideologi transnasional semakin masif menyebar melalui grup-grup media sosial yang menargetkan kaum muda, mengikis nilai-nilai Pancasila. Bersamaan dengan itu, berita-berita palsu (hoax) mengenai vaksinasi, kebijakan pembangunan daerah, dan bahkan integritas tokoh masyarakat setempat, terus-menerus membanjiri lini masa, menciptakan keresahan dan polarisasi di masyarakat.
Dalam situasi ini, Bapak Budi, seorang guru sejarah Pahlawan Nasional (ASN) di SMP setempat, merasa resah melihat beberapa muridnya mulai menunjukkan sikap intoleran dan sering membagikan konten meragukan. Ibu Rina, seorang dokter di Puskesmas, juga kewalahan menghadapi pasien yang menolak pengobatan medis berdasarkan informasi hoax. Sementara itu, Pak Arman, seorang Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi di Pemda, sedang berupaya keras menggerakkan kembali ekonomi lokal dan melawan narasi negatif tentang produk dalam negeri.
Jika Pemerintah daerah bersama tokoh masyarakat dan elemen sipil berdiskusi untuk merumuskan strategi Bela Negara yang paling efektif dan komprehensif guna mengatasi multidimensionalitas ancaman tersebut, manakah strategi Bela Negara yang paling fundamental dan mencerminkan esensi Ketahanan Nasional untuk jangka panjang, serta bagaimana peran profesi Bapak Budi, Ibu Rina, dan Pak Arman dapat diintegrasikan secara optimal?
A
Memperkuat pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan serta literasi digital oleh guru (Bapak Budi) untuk membentengi generasi muda dari radikalisme dan hoax, disokong oleh edukasi kesehatan berbasis sains oleh dokter (Ibu Rina) untuk melawan misinformasi kesehatan, dan penguatan ekonomi lokal melalui kebijakan pro-UMKM dan edukasi konsumen oleh pejabat (Pak Arman) untuk menjaga kedaulatan ekonomi, semua terintegrasi dalam upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat sebagai pilar utama Ketahanan Nasional dalam menghadapi ancaman non-militer.
B
Melibatkan aparat keamanan untuk melakukan penindakan hukum terhadap penyebar hoax dan pelaku ekonomi ilegal, sambil meminta guru dan dokter untuk fokus pada tugas pokok mereka di bidang pendidikan dan kesehatan, karena Bela Negara utama adalah tanggung jawab militer dan penegak hukum.
C
Membangun pusat-pusat informasi tandingan yang menyebarkan narasi positif dan menangkis setiap hoax secara langsung, serta mengadakan pelatihan bela negara fisik bagi seluruh elemen masyarakat, sementara profesi guru, dokter, dan ASN tetap menjalankan tugas utamanya.
D
Mengadakan forum-forum dialog antarumat beragama dan lintas budaya untuk mencegah radikalisme, serta memboikot produk impor dan melaporkan semua konten negatif di media sosial, sambil mengandalkan peran aktif tokoh masyarakat dan aktivis sebagai garda terdepan Bela Negara.
E
Fokus pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui bantuan langsung tunai dan subsidi, dengan harapan masyarakat tidak mudah terpengaruh hoax dan radikalisme, dan profesi ASN seperti guru dan dokter cukup mendukung program pemerintah di bidangnya masing-masing tanpa perlu intervensi khusus.
NO. 72
Link Soal
Di Kabupaten Jaya Bhakti, Negara Persatuan, sebuah entitas daring bernama 'Kelompok Pecah Belah' secara aktif menyebarkan narasi-narasi provokatif dan informasi palsu melalui berbagai platform media sosial. Konten yang mereka unggah sering kali mengeksploitasi perbedaan suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA), serta menyudutkan kebijakan pemerintah yang sah. Tujuan utama mereka adalah menciptakan polarisasi yang tajam di masyarakat, memicu kebencian, dan meruntuhkan kepercayaan publik terhadap institusi negara. Akibatnya, ketegangan sosial meningkat, dialog antarwarga menjadi sulit, dan potensi konflik horizontal semakin mengkhawatirkan.
Tindakan 'Kelompok Pecah Belah' ini, jika dibiarkan terus-menerus, paling utama merupakan bentuk pelanggaran terhadap esensi Bela Negara dalam aspek apa?
A
Mengancam keutuhan wilayah dan kedaulatan negara dari ancaman eksternal.
B
Melemahkan pengamalan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.
C
Mengikis kesadaran untuk rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara.
D
Menghambat partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional secara kolektif.
E
Melanggar hukum positif terkait ujaran kebencian dan penipuan daring.
NO. 73
Link Soal
Kesehatan mental semakin menjadi isu penting dalam menjaga ketahanan nasional. Apa peran kesehatan mental dalam konteks Bela Negara?
A
Mengabaikan kesehatan mental karena ancaman fisik dianggap lebih krusial.
B
Memprioritaskan kesehatan fisik di atas kesejahteraan mental.
C
Memastikan dukungan kesehatan mental bagi masyarakat agar tetap produktif dan tangguh menghadapi tantangan nasional.
D
Menyerahkan penanganan kesehatan mental semata-mata kepada individu.
E
Mengurangi layanan kesehatan mental demi penghematan anggaran.
NO. 74
Link Soal
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Namun, di era digital saat ini, bentuk ancaman terhadap kedaulatan negara semakin kompleks, tidak hanya terbatas pada agresi militer, tetapi juga meliputi ancaman siber, disinformasi massal, hingga polarisasi sosial yang menggerus persatuan. Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki pemahaman tentang Bela Negara, tindakan manakah yang paling strategis dan relevan untuk Anda lakukan dalam konteks ancaman non-militer di era modern ini, guna mewujudkan ketahanan nasional?
A
Mengikuti pelatihan militer dasar secara mandiri untuk kesiapan fisik dan mental menghadapi kemungkinan agresi militer, sebagai bentuk kesiapsiagaan personal.
B
Melaporkan setiap konten negatif atau disinformasi yang ditemui di media sosial kepada pihak berwajib dan aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya hoaks serta pentingnya literasi digital.
C
Meningkatkan kapasitas diri dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta memanfaatkannya untuk inovasi yang mendukung kemandirian ekonomi dan daya saing bangsa di kancah global.
D
Menyelenggarakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang mempererat tali persaudaraan antarwarga, tanpa menyinggung isu politik atau keamanan, untuk menciptakan kerukunan beragama.
E
Mendukung penuh kebijakan pemerintah yang bertujuan memperkuat sektor pertahanan militer, serta menyebarluaskan narasi positif tentang peran TNI/Polri dalam menjaga kedaulatan negara.
NO. 75
Link Soal
Perdagangan bebas di era globalisasi dapat berdampak negatif terhadap ketahanan ekonomi suatu negara. Strategi apa yang paling tepat bagi pemerintah untuk menanggulangi dampak tersebut tanpa mengorbankan kedaulatan ekonominya?
A
Meningkatkan ketergantungan negara pada produk impor.
B
Melakukan pembatasan total terhadap semua bentuk investasi asing.
C
Mendorong peningkatan daya saing produk domestik dan melindungi sektor-sektor vital.
D
Mengurangi alokasi subsidi bagi industri-industri dalam negeri.
E
Mengabaikan sama sekali seluruh kegiatan perdagangan internasional.
NO. 76
Link Soal
Mengingat perubahan iklim dapat berdampak pada stabilitas nasional, bagaimana integrasi kebijakan lingkungan yang efektif dalam kerangka Bela Negara?
A
Mengesampingkan persoalan perubahan iklim karena ancaman militer dianggap lebih mendesak.
B
Mendorong peningkatan kesadaran akan isu lingkungan hanya di lingkungan angkatan bersenjata.
C
Merancang dan mengimplementasikan kebijakan yang mendukung adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
D
Sepenuhnya menggantungkan diri pada bantuan negara-negara maju untuk mengatasi dampak perubahan iklim.
E
Hanya berfokus pada pertahanan fisik tanpa mempertimbangkan aspek kelestarian lingkungan.
NO. 77
Link Soal
Intervensi asing, ditunjukkan oleh dukungan beberapa negara Pasifik terhadap Gerakan Papua Merdeka melalui narasi pelanggaran HAM, merupakan ancaman bagi kedaulatan Indonesia. Tindakan strategis apakah yang paling tepat untuk dilakukan oleh Indonesia dalam merespons situasi ini?
A
Melaksanakan program transmigrasi besar-besaran ke wilayah Papua.
B
Mengambil tindakan militer terhadap negara-negara yang mendukung Gerakan Papua Merdeka.
C
Melaporkan dukungan negara-negara tersebut kepada lembaga penegak hukum internasional.
D
Meningkatkan eksploitasi sumber daya alam di Papua secara masif.
E
Fokus pada peningkatan kesejahteraan dan kesetaraan bagi masyarakat Papua.
NO. 78
Link Soal
Bagaimana masyarakat dapat berkontribusi dalam mengatasi ancaman radikalisme di dunia maya sebagai bagian dari upaya Bela Negara?
A
Menghindari penggunaan platform media sosial sepenuhnya.
B
Secara aktif melawan narasi radikal dengan menyebarkan pesan damai dan persatuan kebangsaan di media sosial.
C
Membatasi kebebasan berpendapat di platform media sosial.
D
Mendelegasikan seluruh pengawasan dunia maya kepada pemerintah.
E
Memblokir akses internet di beberapa wilayah tertentu.
NO. 79
Link Soal
Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Kesehatan menemukan adanya kampanye disinformasi masif yang bertujuan merusak kepercayaan publik terhadap program vaksinasi nasional yang digalakkan pemerintah. Kampanye ini menyebar luas melalui berbagai platform media sosial, menyajikan data palsu dan narasi provokatif. Sebagai ASN yang memahami esensi Bela Negara, tindakan yang paling tepat untuk menunjukkan implementasi nilai Bela Negara dalam menghadapi situasi tersebut adalah...
A
Segera melaporkan akun-akun penyebar disinformasi tersebut kepada penyedia platform media sosial dan berharap akun-akun tersebut segera diblokir.
B
Secara proaktif menyusun dan menyebarkan konten edukasi berbasis data ilmiah, berkolaborasi dengan humas kementerian, para ahli kesehatan, dan tokoh masyarakat untuk membangun narasi yang benar dan meningkatkan literasi digital publik.
C
Mengabaikan isu tersebut karena menilai bahwa penanganan disinformasi adalah ranah dan tanggung jawab lembaga penegak hukum atau Kementerian Komunikasi dan Informatika.
D
Mendesak pimpinan kementerian untuk mengeluarkan pernyataan keras yang mengutuk penyebaran disinformasi dan menuntut penegak hukum untuk menindak tegas pelakunya.
E
Mengadakan diskusi internal terbatas dengan rekan kerja di kementerian untuk mengevaluasi dampak disinformasi tanpa mengambil langkah komunikasi publik eksternal secara langsung.
NO. 80
Link Soal
Dengan maraknya ancaman berita bohong (hoaks), bagaimana masyarakat dapat berkontribusi dalam melawan penyebarannya sebagai bentuk Bela Negara?
A
Menyebarkan informasi yang belum diverifikasi dengan tujuan menarik perhatian.
B
Membatasi penggunaan internet di kalangan masyarakat secara umum.
C
Melaporkan informasi yang tidak benar, membagikan fakta, dan memverifikasi berita sebelum menyebarkannya.
D
Menghindari penggunaan media sosial sepenuhnya.
E
Bergantung sepenuhnya pada pemerintah untuk memfilter semua informasi yang beredar.